![]() |
|
| Proposisi: Diskursus Realis Dan Nominalis Dalam Metafisika | ||
| 作者 | Tantra, Manggala Wiriya (著) ; Siswadi, Gede Agus (著) |
|---|---|
| 出處題名 | Patisambhida: Jurnal Pemikiran Buddha dan Filsafat Agama |
| 卷期 | v.5 n.1 |
| 出版日期 | 2024 |
| 頁次 | 63 - 75 |
| 出版者 | STABN Raden Wijaya Wonogiri |
| 出版者網址 | https://radenwijaya.ac.id/ |
| 出版地 | Wonogiri, Indonesia |
| 資料類型 | 期刊論文=Journal Article |
| 使用語言 | 印尼文=Indonesian |
| 關鍵詞 | Proposisi=Proposition; Realis=Realist; Nominalis=Nominalist; Metafisika=Metaphysics; Filsafat=Philosophy |
| 摘要 | Proposisi selalu menjadi perhatian penting dalam ilmu filsafat. Salah satu pembahasan yang sangat menarik tentang proposisi terdapat dalam metafisika. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyuguhkan informasi penting mengenai diskursus kaum realis dan nominalis dalam filsafat, khususnya yang erat kaitannya dengan proposisi yang melibatkan fakta dalam pembahasannya. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan hermeneutik filosofis. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa filsuf yang beraliran realis sering menyangkal bahwa sifat, jenis, dan relasi menghabiskan entitas abstrak yang menjadi komitmen. Para filsuf mengklaim bahwa ada juga proposisi sebagai entitas abstrak yang tidak bergantung pada bahasa dan tidak bergantung pada pikiran yang berfungsi sebagai objek dari tindakan pernyataan/penyangkalan dan tindakan berpikir. Filsuf juga merupakan referensi dari klausa-klausa dan sekaligus menjadi pembawa utama dari nilai-nilai kebenaran. Para filsuf yang skeptis terhadap gagasan proposisi ingin menyatakan bahwa dapat mengakomodasi semua fenomena yang menarik bagi kaum realis tanpa memperkenalkan proposisi ke dalam ontologi. Propositions have always been an important focus in philosophy. One of the most interesting discussions about propositions is metaphysics. The purpose of this study is to provide important information about the discourses of realists and nominalists in philosophy, especially those that are germane to the discussion of propositions involving facts. The research method used was a qualitative approach with a philosophical hermeneutic approach. The results of this study explain the frequent denial by realist philosophers that properties, types, and relations consume the promised abstract entities. Philosophers claim that there are also propositions written as language-independent and mind-independent abstract entities that serve as objects of acts of assertion/denial and acts of thinking. The philosopher is also the referent of the clause and the primary bearer of truth. Philosophers who are skeptical of the notion of propositions want to claim that they can accommodate all the phenomena of interest to realists without introducing propositions into ontology. |
| 目次 | Abstrak 63 Pendahuluan 64 Metode 65 Hasil dan Pembahasan 65 1. Arti Penting Proposisi 65 2. Diskursus Realis dan Nominalis Dalam Metafisika 68 3. Kedudukan Penting Fakta Dalam Proposisi 72 Kesimpulan 74 Daftar Pustaka 74 |
| ISSN | 27459268 (E) |
| DOI | https://doi.org/10.53565/patisambhida.v5i1.1215 |
| 點閱次數 | 58 |
| 建檔日期 | 2024.10.17 |
| 更新日期 | 2024.11.01 |
提示訊息
您即將離開本網站,連結到,此資料庫或電子期刊所提供之全文資源,當遇有網域限制或需付費下載情形時,將可能無法呈現。
