Tradisi masyarakat Desa Ngablak Dusun Dukuh yang masih yakin dengan warisan dari leluhur hingga saat ini masyarakat terus menjalankan tradisi Duwe Gawe (pernikahan dan khitan). Terdapat fenomena saat masyarakat menyelenggarakan tradisi Duwe Gawe, sebelum masyarakat menjalankan tradisi Duwe Gawe terdapat ritual selametan Bubur Abang karena masyarakat mempunyai harapan supaya pada saat menjalankan tradisi Duwe Gawe diberikan kelancaran. Penelitian yang dilalukan di masyarakat Desa Ngablak Dusun Dukuh menggunakan metode kualitatif deskripsi dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara (terstruktur dan tidak terstruktur), observasi, dan dokumentasi. Kemudian menggunakan teknik analisis pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian data. Dari tahapan-tahapan yang sudah dilakukan maka dapat disimpulkan dari hasil penelitian ini, Bubur abang berperan penting untuk masyarakat Desa Ngablak Dusun Dukuh karena masyarakat saat menjalankan Duwe Gawe memiliki harapan supaya diberikan kelancaran, kesehatan, dan kesejahteraan.
The people of Dusun Dukuh Ngablak village still believe in the traditions left by their ancestors and to this day, people continue the Duwe Gawe tradition (marriage and circumcision). There is a phenomenon when the community performs the Duwe Gawe tradition, the community has the Bubur Abang Seletan ceremony before performing the Duwe Gawe tradition because the community wants to go smoothly while performing the Duwe Gawe tradition. Qualitative method using interview data collection techniques (structured and unstructured), observation and recording. Analytical techniques are then used for data collection, data reduction and data presentation. Gawe is always expected to bring smooth running, health and prosperity.
目次
Abstrak 31 Pendahuluan 32 Metode 34 Hasil dan Pembahasan 35 1. Duwe Gawe 35 2. Bubur Abang 35 3. Peran Bubur Abang Dalam Tradisi Duwe Gawe (Pernikahan dan Khitan) 36 Kesimpulan 40 Daftar Pustaka 40