![]() |
|
| Ekonomi Dalam Perspektif Agama Buddha | ||
| 作者 | Bawono, Budhi (著) ; Vidya, Dama (著) ; Suryanto, Eko (著) |
|---|---|
| 出處題名 | Patisambhida: Jurnal Pemikiran Buddha dan Filsafat Agama |
| 卷期 | v.4 n.2 |
| 出版日期 | 2023 |
| 頁次 | 108 - 116 |
| 出版者 | STABN Raden Wijaya Wonogiri |
| 出版者網址 | https://radenwijaya.ac.id/ |
| 出版地 | Wonogiri, Indonesia |
| 資料類型 | 期刊論文=Journal Article |
| 使用語言 | 印尼文=Indonesian |
| 關鍵詞 | Ekonomi=Economy; Mata Pencaharian=Livelihood; Kapitalis=Capitalism; Kekayaan=Wealth |
| 摘要 | Konsep ekonomi dalam agama Buddha dengan fokus pada Suttapiṭaka, filsafat ekonomi Buddha, perbandingan dengan ekonomi kapitalis, dan pandangan terhadap pengumpulan kekayaan. Agama Buddha memberikan panduan melalui konsep mata pencaharian benar, yang mencerminkan delapan unsur Jalan Mulia, dengan penekanan pada usaha yang jujur, keterampilan, dan non-eksploitasi. Metode penelitian menggunakan studi pustaka dari artikel jurnal, buku relevan, dan kitab suci Agama Buddha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep ekonomi dalam Suttapiṭaka mencerminkan nilai-nilai etika untuk menciptakan harmoni dan mengurangi penderitaan. Ajaran Buddha mendorong kesederhanaan, menolak kekerasan, dan mengedepankan kemurahan hati dalam praktik ekonomi. Dalam perbandingan dengan ekonomi kapitalis, artikel menyoroti perbedaan mendasar dalam prinsip dan tujuan. Ekonomi kapitalis menekankan pengejaran kekayaan sebagai tujuan utama, sedangkan ekonomi Buddha mengadvokasi keseimbangan antara kesejahteraan materi dan spiritual, serta pemberdayaan kesejahteraan bersama. Pandangan Buddhis terhadap pengumpulan kekayaan menekankan pada pengurangan penderitaan dan perlindungan diri dari perbuatan tercela. Implikasi penelitian ini adalah memberikan landasan bagi masyarakat dalam mengelola kekayaan dengan etika dan tanggung jawab sosial yang tinggi, serta memberikan kontribusi pada pemahaman ekonomi Buddha dalam konteks praktik sehari-hari dan dunia bisnis. This article delves into economic concepts within Buddhism, focusing on the Sutra Pitaka, Buddhist economic philosophy, comparisons with capitalist economics, and perspectives on wealth accumulation. Buddhism provides guidance through the concept of Right Livelihood, which reflects the moral elements of the Eightfold Path and emphasizes honest effort, skill and non-exploitation. Research methods include journal articles, relevant books, and literature reviews of Buddhist scriptures. The findings indicate that economic concepts in the Sutra reflect ethical values aimed at creating harmony and reducing suffering. Buddha's teachings promoted simplicity, rejected violence, and emphasized compassion in economic practice. This article highlights fundamental differences in principles and goals compared to capitalist economics. Capitalist economics emphasizes the pursuit of wealth as the primary goal, while Buddhist economics advocates the balance of material and spiritual well-being and the empowerment of collective well-being. The Buddhist view of wealth accumulation emphasizes reducing suffering and protecting oneself from immoral behavior. It also helps to understand Buddhist economics in the context of everyday practice and the business world. |
| 目次 | Abstrak 108 Pendahuluan 109 Metode 110 Hasil dan Pembahasan 110 1. Konsep Ekonomi Buddha 110 2. Konsep Ekonomi Filsafat 111 3. Ekonomi Kapitalis 112 4. Kekayaan Pandangan Buddha 113 Kesimpulan 115 Daftar Pustaka 115 |
| ISSN | 27459268 (E) |
| DOI | https://doi.org/10.53565/patisambhida.v4i2.1057 |
| 點閱次數 | 56 |
| 建檔日期 | 2024.10.16 |
| 更新日期 | 2024.10.18 |
提示訊息
您即將離開本網站,連結到,此資料庫或電子期刊所提供之全文資源,當遇有網域限制或需付費下載情形時,將可能無法呈現。
