|
 |
|
|
|
|
|
|
Makna Simbolik Altar Klenteng An Hwa Tian |
|
|
|
| 作者 |
Honger, Steffi Veronika (著)
|
| 出處題名 |
Patisambhida: Jurnal Pemikiran Buddha dan Filsafat Agama
|
| 卷期 | v.4 n.1 |
| 出版日期 | 2023 |
| 頁次 | 12 - 26 |
| 出版者 | STABN Raden Wijaya Wonogiri |
| 出版者網址 |
https://radenwijaya.ac.id/
|
| 出版地 | Wonogiri, Indonesia |
| 資料類型 | 期刊論文=Journal Article |
| 使用語言 | 印尼文=Indonesian |
| 關鍵詞 | Makna Simbolik=Symbolic Meaning; Semiotika=Semiotic; Altar; Klenteng=Temple |
| 摘要 | Umat Buddha Tridharma Klenteng An Hwa Tian masih banyak yang belum memahami makna simbolik pada altar dan keterlibatan makna altar sesungguhnya bagi umat di Kabupaten Kotabaru. Hal ini ditunjukkan karena memang tidak adanya pemberian pembelajaran mengenai makna simbolik pada tiap altar di klenteng. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mendeskripsikan bentuk altar di Klenteng An HwaTian. (2) mendeskripsikan makna simbolik altar di Klenteng An Hwa Tian. (3) mendeskripsikan implikasi makna altar di Klenteng An Hwa Tian bagi umat Buddha di Kotabaru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif yang dilakukan di Klenteng An Hwa Tian Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, observasi. Adapun teknik untuk menentukan informan digunakan metode purposive sampling, dimana peneliti menentukan jumlah informan sejumlah 7 orang yang terdiri dari 3 pengurus, yaitu dianggap sebagai informan kunci dan 4 umat Buddha yang memberikan data tambahan terkait makna simbolik altar kelenteng An Hwa Tian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, a) bentuk pada altar terdapat lima bentuk yaitu bentuk langit, rumah, goa, pagoda, alam semesta. b) ada 10 altar altar dengan rupang dan makna yang berbeda. Altar pertama adalah Ye Huang Ta Tie (Thien Kung/Tuhan), altar kedua adalah Kong Tek Cun Ong (Dewa Tuan Rumah), altar ketiga adalah Thien Sang Sen Mu (Dewi Penguasa Lautan), altar keempat adalah Kwan Se Im Posat (Dewi Welas Asih), altar kelima Hok Tek Cin Sin (Dewa Bumi), altar keenam Hoe Ciang (Dewa Hutan), altar ketujuh Kwan Kong (Dewa Panglima), altar kedelapan San Sen (Dewa Gunung dan Pengobatan), altar kesembilan Tri Dharma (Konghucu, Buddha, Maha Dewa), altar kesepuluh Semienfo (Dewa Brahma). c) Implikasi dari makna altar di Klenteng An Hwa Tian diantaranya: umat memiliki sikap religi dengan cara terus menjaga, menghormati, menjalankan tradisi etnis Tionghoa yang sudah menjadi turun-temurun di Klenteng An Hwa Tian, selain itu umat juga memberikan persembahan pada setiap altar saat sedang memperingati hari-hari penting dan lainnya.
There are still many Tridharma Buddhists of An Hwa Tian Temple who donot understand the symbolic meaning of the altar and the involvement of the meaning of the altar for people in Kotabaru Regency. This is shown because there is no teaching about the symbolic meaning of each altar in the temple. This study aims to: (1) describe the shape of the altar in An HwaTian Temple. (2) describe the symbolic meaning of the altar in An Hwa Tian Temple. (3) describe the implications of the meaning of the altar at the An Hwa Tian Temple for Buddhists in Kotabaru.This research is a qualitative research with a descriptive study approach conducted in An Hwa Tian Temple, Kotabaru Regency, South Kalimantan. Data collection techniques using interviews, documentation, observation. The technique for determining the informants used a purposive sampling method, where the researcher determined the number of informants as many as seven people consisting of three administrators, which were considered key informants and four Buddhistswho provided additional data related to the symbolic meaning of the An Hwa Tian temple altar. The results of this study indicate that, a) there are five forms on the altar, namely the form of the sky, house, cave, pagoda, universe. b) there are 10 altar altars with different images and meanings. The first altar is Ye Huang Ta Tie (ThienKung/God), the second altar is Kong Tek Cun Ong (Host God), the third altar is Thien Sang Sen Mu (Goddess of the Seas), the fourth altar is Kwan Se Im Posat (Goddess of Compassion Asih), the fifth altar of Hok Tek Cin Sin (God of Earth), the sixth altar of Hoe Ciang (God of the Forest), the seventh altar of Kwan Kong (the Panglima God), the eighth altar of San Sen (the God of Mountains and Medicine), the ninth altar of the Tri Dharma (Confucianism, Buddha, Supreme God), the tenth altar |
| 目次 | Abstrak 12 Pendahuluan 13 Metode 16 Hasil dan Pembahasan 17 1. Makna Simbolik 17 2. Makna Semeotika 18 3. Altar 18 4. Klenteng 21 5. Makna Simbolik Altar 22 Kesimpulan 24 Daftar Pustaka 24 |
| ISSN | 27459268 (E) |
| DOI | https://doi.org/10.53565/patisambhida.v4i1.874 |
| 點閱次數 | 10 |
| 建檔日期 | 2024.10.16 |
| 更新日期 | 2024.10.18 |


|
建議您使用 Chrome, Firefox, Safari(Mac) 瀏覽器能獲得較好的檢索效果,IE不支援本檢索系統。
|
|