![]() |
|
| Makna Tradisi Manisan Masyarakat Umat Buddha di Dusun Legok Desa Mandiraja Wetan Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara | ||
| 作者 | Tugiman (著) ; Ngadat (著) |
|---|---|
| 出處題名 | Patisambhida: Jurnal Pemikiran Buddha dan Filsafat Agama |
| 卷期 | v.3 n.1 |
| 出版日期 | 2022 |
| 頁次 | 1 - 7 |
| 出版者 | STABN Raden Wijaya Wonogiri |
| 出版者網址 | https://radenwijaya.ac.id/ |
| 出版地 | Wonogiri, Indonesia |
| 資料類型 | 期刊論文=Journal Article |
| 使用語言 | 印尼文=Indonesian |
| 關鍵詞 | Makna=Meaning; Tradisi Manisan=Sweets Tradition; Umat Buddha=Buddhist Society |
| 摘要 | Tradisi manisan merupakan salah satu tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Desa Mandiraja Wetan. Tradisi ini dilakukan secara turun temurun dari nenek moyang sebagai bentuk penghormatan pada leluhur yang dilakukan di Makam Keputihan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahu alasan mendasar mengapat tradisi manisan masih lestari sampai saat. Selain itu penelitian ini akan menguraikan proses bagaimana tradisi dilaksanakan oleh masyarakat umat Buddha di Desa Mandiraja Wetan Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatatif deskriptif. Cara pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi dan observasi. Data yang sudah diperoleh peneliti akan dinalisis dan disimpulkan. Hasil dari penelitian ini adalah tradisi manisan dilakukan oleh masyarakat umat Buddha di Desa Mandiraja Wetan karena dapat memberikan kesejahteraan dan kemakmuran. Tradisi dilakukan dengan cara memberikan sesaji yang diberikan di makan keputihan yang dilakukan bersama juri kunci makan kemudian diberi doa dan dibacakan paritta suci. Implikasi tradisi manisan bagi masyrakat umat buddha di Desa Mandiraja Wetan diterimannya kalangan masyarakat dari berbagai golongan muda dan tua. Hal tersebut dikarenakan faktor utama yang paling penting dalam membuktikan suatu ajaran adalah dengan penyelidikan atau investigasi berdasarkan Pandangan Benar (sammaditthi). Menurut Buddha, investigasi kebenaran (dhammawicaya) atau membuka pandangan merupakan dasar bagi pencerahan dan kebahagiaan sejati. Tanpa ada keinginan untuk membuka diri dan berusaha untuk membebaskan pandangan dari ketidaktahuan, seseorang pasti diliputi ketidakbahagiaan. Sweets tradition is one of the traditions of the people of Mandiraja Wetan village. This tradition is passed down from generation to generation at Coptihan Cemetery as a mark of respect for their ancestors. The purpose of this study is to find out the basic reasons why the confectionery tradition Makna Tradisi Manisan Masyarakat Umat Buddha Di Dusun Legok Desa Mandiraja Wetan Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara, Ngadat, Tugiman is still sustainable today. Furthermore, this study will also describe the process of how this tradition is passed on by the Buddhist community in Mandiraja Wetan village, Bandjanegara Regency, Central Java. This study was conducted using a descriptive qualitative approach. How to collect data through interviews, notes and observations. The data obtained by the researchers will be analyzed and summarized. The result of this study is that the Buddhist community in Mandiraja Wetan village continues the tradition of sweets as it brings welfare and prosperity. This tradition is carried out by making offerings at the time of vaginal discharge, which is performed by the judge of the dietary key, followed by prayers and recitation of hymns. The influence of the candied fruit tradition on the Buddhist community in the village of Mandiraja Wetan has been embraced by different groups, young and old. This is because the most important primary factor in proving a teaching is through observation or observation based on right view (sammaditthi). According to the Buddha, the search for truth (dhammawicaya) or insight is the basis for enlightenment and true happiness. Without opening one's desires and trying to liberate one's gaze from ignorance, one is bound to be filled with unhappiness. |
| 目次 | Abstrak 1 Pendahuluan 2 Metode 4 Hasil dan Pembahasan 5 Kesimpulan 7 Daftar Pustaka 7 |
| ISSN | 27459268 (E) |
| DOI | https://doi.org/10.53565/patisambhida.v3i1.789 |
| 點閱次數 | 62 |
| 建檔日期 | 2024.10.16 |
| 更新日期 | 2024.11.01 |
提示訊息
您即將離開本網站,連結到,此資料庫或電子期刊所提供之全文資源,當遇有網域限制或需付費下載情形時,將可能無法呈現。
