![]() |
|
| Harmonisasi Sosial Pada Perilaku Keagamaan Masyarakat Buddhis dan Muslim Dalam Kajian Upali Sutta | ||
| 作者 | Sukarti (著) |
|---|---|
| 出處題名 | Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama |
| 卷期 | v.9 n.1 |
| 出版日期 | 2023.07 |
| 頁次 | 22 - 32 |
| 出版者 | STABN Raden Wijaya |
| 出版者網址 | https://radenwijaya.ac.id/ |
| 出版地 | Wonogiri, Indonesia |
| 資料類型 | 期刊論文=Journal Article |
| 使用語言 | 印尼文=Indonesian |
| 附註項 | Sukarti Sukarti, STABN RADEN WIJAYA |
| 關鍵詞 | Religious Behavior=Perilaku Keagamaan; Upali Sutta; Harmonisasi Sosial=Social Harmonization |
| 摘要 | Penelitian bertujuan: mendeskripsikan perilaku keagamaan umat Buddha dan Islam; menganalisis harmonisasi sosial yang terbentuk pada perilaku keagamaan; menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya harmonisasi sosial pada perilaku keagamaan, mengkaji harmonisasi sosial pada perilaku keagamaan dalam Upali Sutta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data model Milles and Huberman. Uji keabsahan data dengan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian mendeskripsikan Umat Buddha dan Islam di dusun Sodong telah menyadari bahwa ibadah sesuai dengan agama dan keyakinan merupakan kebutuhan dasar bagi umat beragama. Keharmonisan tampak pada kegiatan gotong-royong, bersama-sama dalam perayaan-perayaan hari besar keagamaan, saling mendukung dan memberi, adanya kegiatan anjangsana dan terbentuknya kelompok kebersamaan dalam bidang seni budaya. Keharmonisan yang tumbuh pada masyarakat plural di dusun Sodong karena adanya prinsip yang diyakini bersama dengan slogan “sing penting rukun”. Faktor pendukung terbentuknya harmonisasi sosial berasal dari faktor internal maupun eksternal dan yang menghambat berasaldari eksternal. Pemaknaan dalam Upali Sutta mengacu pada paham keagamaan yang inklusif, yang menganggap bahwa kebenaran tidak hanya terdapat pada agama yang dipeluknya, lebih dari itu terdapat juga kebenaran pada agama lain. This study aims: To describe the religious behavior of Buddhists and Muslims; To analyze the social harmonization formed in religious behavior; To analyze the factors that cause of social harmonization in the religious behavior. This research is a qualitative research with a case study approach. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. Data analysis used the Milles and Huberman models. The data validity test using triangulation techniques and sources. The results of the study describe the Buddhists and Muslims in Sodong hamlet have realized that worship according to religion and belief is a basic need for religious people. Harmony is seen in gotong-royong, together in celebration of religious ceremonies, mutual support and giving, anjangsana and the formation of togetherness groups in the field of arts and culture. The harmony that grows in the plural society in Sodong hamlet is due to the principle that is believed together with the slogan "sing penting rukun". Factors supporting the formation of social harmonization originating from internal and external factors and inhibiting factors from external. The meaning in the Upali Sutta refers to an inclusive religious understanding, which assumes that the truth is not only found in the religion he adheres to, more than that there is also truth in other religions. |
| 目次 | Abstrak 22 Pendahuluan 23 Metode 26 HASIL DAN PEMBAHASAN 26 1. Perilaku Keagamaan Umat Buddha dan Islam di Dusun Sodong 26 2. Harmonisasi Sosial pada Perilaku Keagamaan Umat Buddha dan Islam di Dusun Sodong 27 3. Faktor-faktor Pendukung dan Penghambat Terjadinya Harmonisasi Sosial 28 4. Kajian Harmonisasi Sosial pada Perilaku Keagamaan dalam Upali Sutta 29 Pembahasan 30 Kesimpulan 31 Daftar Pustaka 31 |
| ISSN | 24601144 (P); 2745567X (E) |
| DOI | https://doi.org/10.53565/pssa.v9i1.646 |
| 點閱次數 | 110 |
| 建檔日期 | 2023.09.14 |
| 更新日期 | 2023.09.14 |
提示訊息
您即將離開本網站,連結到,此資料庫或電子期刊所提供之全文資源,當遇有網域限制或需付費下載情形時,將可能無法呈現。
