![]() |
|
| Upaya Kausalya dan Quantum Learning | ||
| 作者 | Siswoyo, Eko (著) |
|---|---|
| 出處題名 | Jurnal Agama Buddha dan Ilmu Pengetahuan |
| 卷期 | v.9 n.1 |
| 出版日期 | 2023.07 |
| 頁次 | 57 - 68 |
| 出版者 | STABN Raden Wijaya Wonogiri Jawa Tengah |
| 出版者網址 | https://radenwijaya.ac.id/ |
| 出版地 | Wonogiri, Indonesia |
| 資料類型 | 期刊論文=Journal Article |
| 使用語言 | 印尼文=Indonesian |
| 附註項 | Eko Siswoyo, STABN Raden Wijaya |
| 關鍵詞 | Upaya Kausalya; Quantum Learning; Pembelajaran Menyenangkan=Fun Learning |
| 摘要 | Dalam pembelajaran terdapat dua kegiatan yaitu belajar dan mengajar, yang prosesnya membutuhkan interaksi baik antara pembelajar dan pengajar agar tujuan pembelajaran tercapai. Salah satu proses yang mendukung dari tujuan pembelajaran adalah metode yang cocok. Dalam agama Buddha, terdapat metode mengajar yang cocok untuk semua usia yaitu Upaya Kausalya. Upaya Kausalya merupakan suatu seni mengajar yang mengandung unsur kreatifitas, kecerdasan, keindahan, kepiawaian sesuai dengan keadaan atau situasi yang dihadapi untuk mencapai keberhasilan dan manfaat. Metode pembelajaran Quantum Learning mengutamakan keaktifan peran, pendengaran, penglihatan, perabaan, penciuman dan pengecapan. Selain itu, dalam proses pembelajaran menggunakan musik untuk mencegah kebosanan dalam belajarnya. Penelitian ini bertujuan menggali hubungan metode Upaya Kausalya dan Quantum Learning dalam sebuah pembelajaran. Metode yang dipilih dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kesamaan metode antara Upaya Kausalya dan Quantum Learning secara prinsip, pelaksanaan, dan tujuan. There are two activities in the learning process, namely learning and teaching which require good interaction between the learner and the teacher so that the learning objectives are achieved. One process that supports the learning objectives is a suitable method. In Buddhism, there is a teaching method that is suitable for all ages, namely Upaya Kausalya. Upaya Kausalya is an art of teaching that contains elements of creativity, intelligence, beauty, and expertise in accordance with the circumstances or situations faced to achieve success and benefits. The Quantum Learning method prioritizes active roles, hearing, sight, touch, smell and taste. In addition, in the learning process using music to prevent boredom in learning. This study aims to explore the relationship between the Upaya Kausalya method and QuantumLearning in a lesson. The method chosen in this research is descriptive qualitative with content analysis. The results of the study show that there are similarities in methods between Kausalya Efforts and Quantum Learning in principle, implementation, and objectives. |
| 目次 | Abstrak 57 Pendahuluan 58 Metode 59 Hasil dan Pembahasan 60 Upaya Kausalya 60 1. Puja Bhakti 60 2. Upacara KeagamaanBuddha 61 3. Ceramah 61 4. Lagu-lagu Rohani/Gatha 62 5. Geya 62 6. Jataka/Cerita 62 Quantum Learning 63 Hubungan Upaya Kausalya dan Quantum Learning 64 Seni Mengajar 64 Pembelajaran Menyenangkan 65 Cocok Pada Semua Usia 66 Kesimpulan 66 Daftar Pustaka 66 |
| ISSN | 24067601 (P); 27456323 (E) |
| DOI | https://doi.org/10.53565/abip.v9i1.786 |
| 點閱次數 | 79 |
| 建檔日期 | 2023.09.14 |
| 更新日期 | 2023.09.14 |
提示訊息
您即將離開本網站,連結到,此資料庫或電子期刊所提供之全文資源,當遇有網域限制或需付費下載情形時,將可能無法呈現。
