Hidup Damai dengan Alam=Live in peace with nature; Vihara Mahavira Graha Semarang=Mahavira Graha Temple Semarang
摘要
Setiap agama memiliki konsep tersendiri mengenai hidup damai dengan alam, termasuk agama Buddha dengan ajaran teologisnya. Agama Buddha dikenal sebagai agama yang sangat menjunjung tinggi rasa kasih sayang terhadap kelestarian alam. Agama Buddha memandang terdapat hubungan antara kemoralan seseorang dengan kelestrarian alam, karena peristiwa yang terjadi di alam saling berpengaruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepktif umat Buddha Vihara Mahavira Graha Semarang tentang hidup damai dengan alam. Data penelitian diperoleh dengan melakukan wawancara secara mendalam dengan Suhu Chuan Ling, kemudian dianalisis secara deskriptif analitik. Hasil penelitian ini adalah (1) Agama Buddha memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar dengan tujuan menjaga kelestarian lingkungan; (2) Hidup damai dengan alam memiliki keterkaitan erat dengan pola hidup vegetarian sebagaimana umat Buddha di vihara ini yang menganut aliran Mahayana; (3) Agama Buddha memahami bahwa alam bersifat tidak kekal, sehingga manusia perlu menerima sifat yang dimiliki oleh alam tersebut agar kemanfaatan yang diterima manusia juga semakin bertambah.
Every religion must have its concept of living in peace with nature, including Buddhism with its theological teachings. Buddhism is known as a religion that highly upholds a sense of savage love for the preservation of nature. Buddhism views that there is a relationship between one's morality and nature preservation because events that occur in nature influence each other. This study aims to determine the perspective of the Buddhist Vihara Mahavira Graha Semarang about living in peace with nature. The research data was obtained by conducting in-depth interviews with Suhu Chuan Ling, then analyzed by descriptive-analytic. The results of this study are (1) Buddhism has a concern for the surrounding environment to preserve the environment: (2) Living in peace with nature is closely related to the vegetarian lifestyle as the Buddhists in this monastery who adhere to the Mahayana sect; (3) Buddhism understands that nature is impermanent, so humans need to accept the nature possessed by nature so that the benefits that humans receive also increase.
目次
Abstract 129 Pendahuluan 130 Hasil dan Pembahasan 133 Kesimpulan 146 Daftar Pustaka 147