Manajemen diri anggota IKMAB UNS tercermin pada kemampuan anggota dalam menyelaraskan pikiran, ucapan dan perbuatan. Para anggota berlatih meditasi sebagai upaya menuntun pikiran benar. Pikiran yang dituntun secara benar akan akan membawa pada pengertian benar sehingga mendorong ucapan anggota dalam berucap benar seperti pembacaan paritta suci, mantra, dhammapada. Realisasi manajemen diri melalui tindakan yaitu berdana, atthasila, pelepasan satwa (fangshen) dan berlatih memimpin tata upacara keagamaan tradisi Mahayana (fachi) di Vihara Lotus. Komitmen organisasi dalam meningkatkan efektifikas kegiatan kegamaan Buddha tercermin pada intensitas kehadiran anggota tanpa paksaan, berseragam, tergabung dalam komunikasi grup, berbagi informasi, berbagi sarana transportasi, memupuk kebersamaan sehingga menjadi atribut kekompakkan. Beberapa anggota bersikap apatis , keyakinan (saddha) lemah, jumlah personil minim, jam kuliah padat dan keragaman aliran/sekte merupakan problematika organisasi IKMAB UNS sehingga menjadi pengahambat efektifitas kegiatan keagamaan Buddha di Kota Surakarta.
Self management of IKMAB UNS members aiming at member’s ability to harmonize thoughts, speech and actions. Members practice thinking to guide the right mind. Suspended thoughts will really be brought to an understanding that really encourages the words of the members to utter utterly like the recitation of the sacred paritta, mantra, dhammapada. Realization of self-management through actions such as giving, atthasila, releasing animals (fangshen) and practicing to lead in the religious ceremonies of the Mahayana (fachi) tradition at Lotus Temple. Organizational commitment in increasing the effectiveness of Buddhist religious activities agreed to the level of participation of non-coercive members, in uniform, joined in communication groups, shared information, shared means of transportation, fostered togetherness, resulting in compactness attributes. Some members believe that the belief (saddha) is weak, the number of members is minimal, the hours of solid lecture and variations of the sect / sect are the problems of the IKMAB UNS organization so that it becomes a barrier to the effectiveness of Buddhist activities in Surakarta.
目次
Abstrak 18 Latar Belakang 19 Landasan Teori 20 Metode Penelitian 23 Hasil Penelitian dan Pembahasan 27 Simpulan 33 Saran 34 Daftar Pustaka 34