![]() |
|
| Komunikasi Ritual Ngalap Berkah Pesugihan Dalam Pandangan Agama Buddha | ||
| 作者 | Marjianto (著) |
|---|---|
| 出處題名 | Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama |
| 卷期 | v.4 n.1 |
| 出版日期 | 2018.07 |
| 頁次 | 1 - 15 |
| 出版者 | STABN Raden Wijaya |
| 出版者網址 | https://radenwijaya.ac.id/ |
| 出版地 | Wonogiri, Indonesia |
| 資料類型 | 期刊論文=Journal Article |
| 使用語言 | 印尼文=Indonesian |
| 關鍵詞 | Ritual; Pesugihan |
| 摘要 | Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fungsi komunikasi ritual ngalap berkah pesugihan, untuk mengetahui asal-usul makam pangeran Samudro menjadi tempat ngalap berkah pesugihan, untuk mengetahui tatacara ritual ngalap berkah pesugihan, untuk mendeskripsikan ngalap berkah pesugihan di gunung Kemukus dalam pandangan agama Buddha.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Melalui metode kualitatif akan diperoleh data yang lebih tuntas, pasti, sehingga memiliki kredibilitas yang tinggi. Studi kasus merupakan salah satu strategi yang banyak dilakukan dalam penelitian kualitatif, Fokus dari studi kasus ini melekat pada paradigma yang bersifat naturalistik, holistik, kebudayaan, dan fenomenologi. Peneliti berusaha mendiskripsikan komunikasi ritual ngalap berkah pesugihan di gunnung Kemukus dan menganalisis menurut pandangan agama Buddha.Fenomena ngalap berkah pesugihan di Gunung kemukus dengan ritual sex pada malam jumat pon atau jumat kliwon jelas bertentangan dengan ajaran Buddha tentang moralitas yaitu pancasila buddhis sila ke tiga. Ada empat cara untuk memperoleh kekayaan duniawi; 1). Kesempurnaan dalam inisiatif, rajin dan bersemangat dalam bekerja, 2). Kesempurnaan dalam perlindungan, menjaga kekayaan yang diperoleh, 3). Persahabatan yang baik, berteman dengan para bijaksawan, 4). Kehidupan yang seimbang, tidak menghambur-hamburkan uang tetapi tidak kikir. Selain itu sumber untuk bertambahnya kekayaan duniawi yaitu: tidak main wanita, tidak mabuk-mabukan, tidak berjudi dan tidak memiliki persahabatan yang tidak baik. This reserach aims to explain the functions of communication ritual ngalap berkah pesugihan, to know the origin of Prince Samudra’s graveyard became a place of ngalap berkah pesugihan ritual, to know the procedures of ngalap berkah pesugihan ritual, to describe ngalap berkah pesugihan ritual in Gunung Kemukus on the perspective of Buddhism.This research uses qualitative approach. Through qualitative approach will be obtained data completely, certainly, so that it has high credibility. Case study is a strategy which is plenty used in qualitative research, the focus of a case study is stick on the paradigm that is naturalistic, holistic, culturalistic, and phenomenology. The researcher tries to describe the communication ritual of ngalap berkah pesugihan in Gunung Kemukus and to analyze through Buddhism perspective.The Phenomenon of ngalap berkah pesugihan in Gunung Kemukus with sex ritual on pon Thursday night or Kliwon Thursday night is clearly contradict with Buddhism’s teaching that is about morality on the five Buddhist precepts to three. There are four ways to achieve the prosperity; 1) Perfection in the initiative, diligent and eager to work, 2) perfection in the protection, keep the wealth acquired, 3) good friendship, make friend with the wise, 4) balance in life, do not waste the money but do not miserly as well. In addition to increasing worldly wealth source is: do not play a woman, do not get drunk, do not gamble and do not have a friendship that is not good. |
| 目次 | Abstrak 1 Pendahuluan 2 Identifikasi Masalah 2 Fokus Penelitian 3 Tujuan Penelitian 3 Manfaat Penelitian 3 Jenis Penelitian 6 Tempat Penelitian 6 Sumber Data Penelitian 6 Teknik Pengumpulan Data 7 Teknik Analisis Data 7 Prosedur Penelitian 8 Kesimpulan 13 Daftar Pustaka 14 |
| ISSN | 24601144 (P); 2745567X (E) |
| DOI | https://doi.org/10.53565/pssa.v4i1 |
| 點閱次數 | 156 |
| 建檔日期 | 2022.11.29 |
| 更新日期 | 2022.11.29 |
提示訊息
您即將離開本網站,連結到,此資料庫或電子期刊所提供之全文資源,當遇有網域限制或需付費下載情形時,將可能無法呈現。
