網站導覽關於本館諮詢委員會聯絡我們書目提供版權聲明引用本站捐款贊助回首頁
書目佛學著者站內
檢索系統全文專區數位佛典語言教學相關連結
 


加值服務
書目管理
書目匯出
Representasi Makna Simbolik Pada Tradisi Takiran Dan Relevansinya Dengan Nilai-Nilai Virati Cetasika
作者 Novia, Sutri (著) ; Wardani, Niken (著) ; Purnomo, Danang Try (著)
出處題名 Patisambhida: Jurnal Pemikiran Buddha dan Filsafat Agama
卷期v.1 n.1
出版日期2020.09
頁次22 - 41
出版者STABN Raden Wijaya Wonogiri
出版者網址 https://radenwijaya.ac.id/
出版地Wonogiri, Indonesia
資料類型期刊論文=Journal Article
使用語言英文=English; 印尼文=Indonesian
關鍵詞Symbolic Meaning=Makna Simbolik; TakiranTradition=Tradisi Takiran; Virati Cetasika
摘要This study aims to describe the symbollic meaning of the Takirantradition, function, and the relevance of the Takirantradition with the values of Virati Cetasika. The subjects of research are Buddhists in Dhamma Tirta Mulia Vihara, Karangrejo village, Garum, Blitar Regency. This research is qualitative method with case study approach. Data collection techniques were carried out by observation, interviews, documentation, and interview instruments. Data analysis techniques used data triangulation. The results show that the symbolic meanings consist of three parts, Takir, prayer, and Kajadsymbolizing unity, harmony, and togetherness. The functions of Takirantradition are an instrument of recognizing, practicing and preserving local culture, pattidana, enhancing faith, tolerance, and realizing Virati Cetasikavalues. The relevances of the Takirantradition consist of eight stages: making Takir, preparing Takircontents, arranging Takirbesides the Buddhist monastery altar, placing Takiron the Buddhist monastery altar, puja bhakti of Buddhist feast day, meditation and dhammadesana, distributing Takirto Buddhists and people around the vihara, friendly talking among the Buddhists of vihara.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan maknasimbolik tradisi Takiran, fungsi, serta menganalisis hubungan tradisi Takirandengan Virati Cetasika. Subjek penelitian yang digunakan adalah umat Buddha Vihara Dhamma Tirta Mulia Desa Karangrejo Kecamatan Garum Kabupaten Blitar. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi serta menggunakan instrumen wawancara. Teknik analisis datamenggunakan trianggulasi data. Hasil penelitian yang diperoleh adalah makna simbolik dari Takir, doa, dan Kajadmenyimbolkan persatuan, kerukunan, dan kebersamaan. Fungsi tradisi Takiranyakni: sarana mengenal, mempraktikkan, dan melestarikan budaya lokal, pattidana, peningkatan keyakinan, toleransi, dan mewujudkan Virati Cetasika. Relevansi tradisi Takiranterdapat dalam delapan tahapan yakni: pembuatan Takir, mempersiapkan isi Takir, penataan Takirdi samping altar vihara, peletakan Takirdi altar vihara, puja baktiperayaan hari besar keagamaan Buddha, meditasi dan dhammadesana, pembagian Takirkepada umat Buddha serta masyarakat lingkungan, dan ramah tamah yang dilakukan oleh umat Buddha.
目次Abstrak 22
Pendahuluan 23
Kajian Teori 25
Metode 28
Hasil 31
Kesimpulan 39
Saran 39
Daftar Pustaka 40
ISSN27459268 (E)
點閱次數221
建檔日期2022.11.23
更新日期2022.11.23










建議您使用 Chrome, Firefox, Safari(Mac) 瀏覽器能獲得較好的檢索效果,IE不支援本檢索系統。

提示訊息

您即將離開本網站,連結到,此資料庫或電子期刊所提供之全文資源,當遇有網域限制或需付費下載情形時,將可能無法呈現。

修正書目錯誤

請直接於下方表格內刪改修正,填寫完正確資訊後,點擊下方送出鍵即可。
(您的指正將交管理者處理並儘快更正)

序號
656737

查詢歷史
檢索欄位代碼說明
檢索策略瀏覽