|
 |
|
|
|
|
|
|
Etika Sosial Buddhisme Dalam Kitab Sutta Pitaka |
|
|
|
| 作者 |
Purwaningsih, Ni Made Winda (著)
;
Nerawati, Ni Gusti Ayu Agung (著)
;
Wariati, Ni Luh Gede (著)
|
| 出處題名 |
Sanjiwani: Jurnal Filsafat
|
| 卷期 | v.13 n.1 |
| 出版日期 | 2022.03 |
| 頁次 | 13 - 23 |
| 出版者 | Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar |
| 出版者網址 |
https://uhnsugriwa.ac.id/
|
| 出版地 | Denpasar, Indonesia [登帕薩, 印尼] |
| 資料類型 | 期刊論文=Journal Article |
| 使用語言 | 印尼文=Indonesian |
| 關鍵詞 | Etika Sosial; Buddhisme; Sutta Pitaka; Sila |
| 摘要 | Etika dan moralitas yang dimiliki manusia sudah mengalami kemerosotan. Kemerosotan ini dapat dilihat dari maraknya kasus-kasus kejahatan dan konflik yang terjadi dalam lingkungan sosial masyarakat. Oleh karena itu manusia membutuhkan agama sebagai aspek yang menuntun manusia dalam bertingkah laku. Semua agama sesungguhnya mengajarkan kebenaran, termasuk pula Buddhisme. Ajaran dalam Buddhisme didominasi oleh etika, yang secara garis besar dimuat dalam Kitab Sutta Pitaka. Dalam penelitian ini terdapat tiga rumusan masalah, antara lain: (1) Apa inti ajaran Buddhisme dalam Kitab Sutta Pitaka? (2) Bagaimana etika sosial Buddhisme dalam Kitab Sutta Pitaka? (3) Apa makna Filsafat Buddhisme dalam Kitab Sutta Pitaka? Penelitian ini menggunakan tiga teori yaitu, teori hermeneutika, teori etika, dan teori nilai. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Kemudian disajikan menggunakan teknik penyajian hasil analisis data secara informal. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Ajaran Buddhisme dalam Kitab Sutta Pitakasecara garis besar dapat dipahami melalui ajaran Tiratana, Dukkha,dan Kamma, yang pada intinya ajaran ini menekankan pada etika. (2) Apabila dilihatdari aspek etika sosial, etika Buddhisme dapat digolongkan menjadi tiga bagian yaitu, etika teologis, etika pengembangan diri, dan etika keutamaan. (3) Makna Filsafat Tiratana, Dukkha, Kamma, Sila,ajaran meditasi, dan jalan mulia berunsur delapan senantiasa berfungsi sebagai penuntun manusia agar terbebas dari penderitaan untuk mencapai Nibbana.
Human ethics and morality have experienced a decline. This decline can be seen from the rise of cases of crime and conflicts that occur in the social environment of the community. Therefore, humans need religion as an aspect that guides humans in behaving. All religions actually teach the truth, including Buddhism. The teachings in Buddhism are dominated by ethics, which are broadly contained in the Sutta Pitaka. In this study, there are three formulations of the problem, including: (1) What is the essence of Buddhism in the Sutta Pitaka? (2) How is the social ethics of Buddhism in the Sutta Pitaka? (3)What isthe meaning of Buddhist philosophy in the Sutta Pitaka? This study use three theories namely, hermeneutic theory, ethical theory and value theory. This type of research is qualitative. Data were collected using observation, interview, documentation, and library research. Then presented using the techniques of presenting the results of data analysis informally. Based on the result of this study indicate that: (1) Buddhist teachings in the Sutta Pitaka can be broadly understood through the teachings of Tiratana, Dukkha, and Kamma, which in essence these teachings emphasize ethics. (2) When viewed from the aspect of social ethics, Buddhist ethics can be classified in to three parts namely, theological ethics, ethics of self-development, and ethics of virtue. (3) The philosophical meaning of Tiratana, Dukkha, Kamma, Sila, Meditation teachings, and The Noble Eightfold Path always function as a guide for humans to be free from suffering and reach the Nibbana.
|
| 目次 | Abstrak 13 Pendahuluan 13 Metode Penelitian 14 Pembahasan 14 Simpulan 22 Daftar Pustaka 22 |
| ISSN | 19787006 (P); 27229459 (E) |
| 點閱次數 | 122 |
| 建檔日期 | 2022.11.23 |
| 更新日期 | 2022.11.23 |


|
建議您使用 Chrome, Firefox, Safari(Mac) 瀏覽器能獲得較好的檢索效果,IE不支援本檢索系統。
|
|