|
 |
|
|
|
|
|
|
Etika Ajaran Agama Buddha Untuk Membangun Bangsa Dan Negara Dalam Kebersamaan |
|
|
|
| 作者 |
Shofwan, Arif Muzayin (著)
|
| 出處題名 |
Jurnal Agama Buddha dan Ilmu Pengetahuan
|
| 卷期 | v.7 n.2 |
| 出版日期 | 2021.12 |
| 出版者 | STABN Raden Wijaya Wonogiri Jawa Tengah |
| 出版者網址 |
https://radenwijaya.ac.id/
|
| 出版地 | Wonogiri, Indonesia |
| 資料類型 | 期刊論文=Journal Article |
| 使用語言 | 印尼文=Indonesian |
| 關鍵詞 | Ethics=Etika; Buddhism=Agama Buddha; Nation=Bangsa; State=Negara |
| 摘要 | This study examines the ethics of Buddhist teachings to build the nation and state in togetherness. The method used is a literature review by digging data from various reading books that are in accordance with the topic being studied. The results of this study can be explained as follows. First, there are three most urgent ethics in the teachings of Buddhism to build the nation and state, among others: the ethics of state leaders, the ethics of politicians and legislators, and the ethics of law enforcement and the media. If the three ethics have been realized, it can be expanded to the next ethics, including: ethics of religious leaders, professionals, and entrepreneurs, ethics of social reform, ethics of building togetherness, ethics of social reform, ethics of dealing with opposition, ethics of education and science, ethics environmental management, and deliberation ethics. Second, the purpose of the various ethics of the nation and the state is to create a harmonious life in togetherness, including: harmony in moral discipline, views, sharing profits, deeds, words, and thoughts.
Penelitian ini mengkaji etika ajaran agama Buddha untuk membangun bangsa dan negara dalam kebersamaan. Metode yang digunakan adalah kajian kepustakaan dengan menggali data dari beragam buku bacaan yang sesuai dengan topik yang dikaji. Hasil dari kajian ini dapat dijelaskan sebagaimana berikut. Pertama, ada tigaetika paling urgen dalam ajaran agama Buddha untuk membangun bangsa dan negara, antara lain: etika pimpinan negara, etika politisi dan legislatif, dan etika penegak hukum dan media. Apabila tiga etika tersebut sudah terealisasi, maka bisa merambah pada etika berikutnya, antara lain: etika tokoh agama, para profesional, dan usahawan, etika reformasi sosial, etika menjalin kebersamaan, etika reformasi sosial, etika berhadapan dengan oposisi, etika pendidikan dan keilmuan, etika pengelolaan lingkungan hidup, dan etika bermusyawarah.Kedua, tujuan dari beragam etika berbangsa dan bernegara adalah untuk mewujudkan kehidupan harmonis dalam kebersamaan., antara lain: keharmonisan dalam disiplin moral, pandangan, berbagi keuntungan, perbuatan, ucapan, dan pikiran. |
| 目次 | Abstrak 172 Pendahuluan 173 Metode Penelitian 174 Analisis Kajian 174 Kesimpulan 178 Daftar Pustaka 178 |
| ISSN | 24067601 (P); 27456323 (E) |
| DOI | https://doi.org/10.53565/abip.v7i2.316 |
| 點閱次數 | 236 |
| 建檔日期 | 2022.11.09 |
| 更新日期 | 2022.11.09 |


|
建議您使用 Chrome, Firefox, Safari(Mac) 瀏覽器能獲得較好的檢索效果,IE不支援本檢索系統。
|
|